.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

ARCHAEOLOGICAL PARTNERSHIPS EXPOSE (APEx 2017) SEKOLAH LAPANGAN ARKEOLOGI di Situs Lapangan Terbang Kendari II

Jumat, 06 April 2018

Administrator

Umum

Dibaca: 44 kali

Ranomeeto, arkeologi-sulawesi.com, Archaeological Partnership Expose (APEx) adalah program rutin yang menjadi bagian dari Program Nasional Rumah Peradaban. Tahun 2017 ini, salah satu kegiatan Apex Balai Arkeologi Sulawesi Selatan adalah Sekolah Lapangan Arkeologi yang diselenggarakan di Situs Lapangan Terbang Kendari II, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 11 – 13 Agustus 2017. Kegiatan ini dikemas dengan berdimensi pemberdayaan, kemitraan, rekreatif dan berkelanjutan. Dimensi pemberdayaan menyangkut workshop arkeologi yang difasilitasi para peneliti, dan praktisi arkeologi bersama mitra lainnya. Dimensi kemitraan dilakukan dengan membuka ruang bagi semua pihak yang mau ikut terlibat, termasuk pihak swasta. Sedangkan rekreatif dikemas dalam bentuk pembelajaran di situs arkeologi melalui role-play, dan lomba-lomba. Sekolah Lapangan APEx 2017 juga diharapkan menjadi media dan sarana bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri dan sarana penggalian kecintaan terhadap cagar budaya bangsa.

Peserta dalam penyelenggaraan Sekolah Lapangan Arkeologi” dikhususkan bagi para kalangan generasi muda khususnya pelajar. Adapun para peserta dalam kegiatan tersebut adalah; SMA Angkasa / SMA 2 Konawe Selatan; SMA Negeri 8 Konawe Selatan; SMA Negeri 14 Konawe Selatan; SMA Negeri 1 Kendari; SMA Negeri 10 Kendari; SMA Negeri 3 Kendari; SMA Negeri 4 Kendari; SMA Negeri 5 Kendari; SMA Negeri 9 Kendari; dan SMA Kartika Kendari.  

Dalam “Sekolah Lapangan Arkeologi” ini diselenggarakan berbagai bentuk kegiatan diantaranya, pemberian materi tentang ke-arkeologian (khususnya pemahaman tentang dasar-dasar arkeologi, serta bagaimana teknik kerja arkeolog), juga materi tentang potensi situs-situs arkeologi di Sulawesi Tenggara, dan materi tentang jejak arkeologi di situs Lapangan Terbang Kendari II). Selain materi umum tentang ke-arkeologi-an, para peserta juga diberi materi khusus melalui workshop promosi situs, desain poster, dan penulisan cerpen. Bentuk kegiatan lain dari “Sekolah Lapangan Arkeologi” adalah Games (Perkenalan dan Jejak Zaman); Outbound Arkeologi (Jelajah Bungker), dan Lomba-Lomba (Lomba Menulis Cerpen; Lomba Desain Poster; dan Lomba Promosi Situs).

 

Adapun para pemenang dalam lomba tersebut, yaitu: 

Lomba Menulis Cerpen

Juara 1  : Tim SMA Negeri 4 Kendari   (Judul Cerpen: “Menyelam dalam Landasan Bengis")

Juara 2  : Tim SMA Negeri 9 Kendari (Judul Cerpen: “Kenangan yang Terlupakan")

Juara 3  : SMA Negeri 1 Kendari (Judul Cerpen: "Keinginan yang Terbayarkan")

 

 

Lomba Desain Poster

Juara 1  : SMA Negeri  4 Kendari  (Judul Poster: Peninggalan Bukan Untuk Ditinggalkan)

Juara 2  : SMA Negeri  1 Kendari (Judul Poster: Sepenggal PD II)

Juara 3  : SMA Negeri  9 Kendari (Judul Poster: Mengungkap Situs Peninggalan PD II)

 

Lomba Promosi Situs

Juara 1  : SMA Negeri  10 Kendari (Indra Jaya dan Renaning Tri Septian)

Juara 2  : SMA Negeri  1 Kendari (Tasya Salsabillah dan Dwiki Iskandar)

Juara 3  : SMA Negeri  9 Kendari (Miftahul Chair Setiawan)

  

Selain melibatkan pelajar sebagai peserta, stakeholder lain yang juga terlibat dalam kegiatan ini diantaranya; Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo; Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin; Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan; Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara; Dinas Pendidikan Kota Kendari; Dinas Pendidikan Kab. Konawe Selatan; Pangkalan TNI Angkatan Udara Halu Oleo; Unit Pelaksana Bandar Udara Halu Oleo; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari; dan Sekolah-sekolah peserta Kegiatan Sekolah Lapangan (*Pai & Syarafat).

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas